🐟 Cerita Rakyat 5 Orang

Nahkali ini saya akan melanjutkan pembahasan sebelumnya yang pastinya saling berkaitan. Pemilik admin akan menyajikan sebuah contoh naskah drama pendek, drama 5 orang, drama 7 orang, drama tentang persahabatan, drama cerita rakyat, drama lucu, drama anak sekolah, dan diakhir artikel ada bonus penayangan video. 5 Cerita Rakyat Telaga Bidadari Di sebuah telaga dihuni oleh seorang laki-laki tampan bernama Awang Sukma. Ia hidup seorang diri dan gemar mencari burung. Tapi, suatu hari suasana sepi dan tak ada satu pun burung yang hinggap. Menceritakantentang dua orang bersaudara, bernama bawang merah dan bawang putih. Bawang merah memiliki sifat yang jahat dan rakus, sementara bawang putih selalu tertindas. Suatu ketika bawang putih diusir dan disuruh mencari kain ibu tirinya yang dia hilangkan, bwang putih pun dibantu oleh seorang nenek dan diberi labu kecil. 5 Dongeng Cerita Pendek Dari Cina : Lelaki Bodoh Membeli Sepatu Di Kerajaan Zheng, ada seorang anak yang sangat bodoh. Suatu hari, si anak bodoh ingin membeli sepasang sepatu baru untuknya. Ia lalu mengukur kakinya menggunakan peng garis dan menuliskan ukuran kakinya di secarik kertas. Setelah itu, ia bergegas pergi ke pasar. SangkuriangOnce upon a time, there lived a beautiful woman named Dayang Sumbi. She lived deep in the forest with her dog named Si Tumang and his son named Sangkuriang. One day, Dayang Sumbi asked Sangkuriang to hunt a deer with Tumang. However, Sangkuriang did not manage to get one, so he decided to kill Tumang and bring his heart to his mother. 5 Legenda Kota Pekanbaru, Cerita Rakyat Dari Riau. 1. Cerita Putri Tujuh. Putri Tujuh - Cerita Rakyat Dari Riau. Dahulu kala, di Dumai terdapat sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Seri Bunga Tanjung, dengan ratunya adalah Cik Sima. Sang ratu juga memiliki tujuh orang Puteri, dan yang paling cantik adalah si bungsu Mayang Sari. Dramahikayat 6 orang hikayat dari padang judul dongeng legenda naskah drama 14 orang tentang legenda naskah drama cerita rakyat 5 orang naskah drama cerita. Kumpulan percakapan bahasa sunda sehari hari dan artinya paguneman atau obrolan/dialog ini tentu saja dilakukan minimal oleh 2 orang, 3 orang, 4 orang, 5 orang, atau hingga beberapa orang Seoranganak yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya karena bersikap durhaka. Cerita rakyat ini berasal dari Sumatera Barat. Kalau kalian berkunjung ke Pantai Air Manis, kalian akan menjumpai batu-batu yang menyerupai Malin Kundang dan kapal yang digunakannya. Masyarakat sering mengaitkan batu ini dengan kisah Malin Kundang. DramaCerita Rakyat. Berikut merupakan 16 cerita rakyat dari mitos indonesia yang ada di viu shorts! Sudahlah ayah mau pulang dulu. Naskah Drama 5 Orang Cerita Rakyat Nusantara (Cindelaras) from naskah drama cerita rakyat. 5 contoh naskah drama 4 orang dan 8 orang singkat. ContohNaskah Drama. Dalam artikel ini sudah mernagkum 5 Contoh Naskah Drama mulai dari naskah drama 5 orang, 6 orang, percintaan, Horor, dan komedi. 1pasang(1cewek&1cowok) jadi ibu&bapak, 2cowok lagi jadi bulan-bulanan sisanya (1cewek), hmm bikin cerita cinta segi 3 aja, atau cinta segi 5 juga bisa itu (haha), si cowok no.1 cinta sama si cewek, si cewek cinta sama si cowok no.2, si cowok no.2 cinta sama Ibu nya si cewek, Ibu nya si cewek kan punya Bapak nya si cewek, Bapak nya si cewek suka sama si cowok no.1 (bapaknya gak normal) haha Ceritarakyat Roro Jonggrang adalah cerita yang populer di Jawa Tengah, pada zaman dahulu ada sebuah kerajaan bernama Pengging. Sang raja mempunyai seorang putera bernama Joko Bandung. Joko Bandung adalah seorang pemuda perkasa, seperti halnya sang ayah ia juga mempunyai berbagai ilmu kesaktian yang tinggi. gZ5Gw. Jakarta - Di balik ragam tempat wisata di Indonesia, ada pula cerita rakyatnya yang lazim ikut mengiringi. Cerita rakyat sendiri biasanya memiliki nilai budaya dan rakyat adalah cerita di masa lampau yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Berikut ini cerita rakyat yang dirangkum detikcom 1. Cerita Rakyat Malin KundangCerita rakyat yang berasal dari daerah Sumatera ini berkisah tentang satu keluarga yang memiliki seorang anak bernama Malin Kundang. Kondisi keluarga tersebut serba kekurangan sehingga sang ayah merantau ke wilayah sang ayah tak kunjung pulang hingga Malin dan ibunya ditinggal begitu saja. Ketika sudah dewasa, Malin memilih merantau untuk menjadi orang kaya. Namun, ketika di perjalanan merantau, kapalnya diserang bajak laut sehingga ia dan rekan-rekannya terdampar di sebuah desa tersebut sangat subur sehingga Malin sukses menjadi kaya raya. Akhirnya Malin kembali tanah kelahirannya, ibunya yang melihat ada kapal yang berlabuh segera menghampiri Malin dengan penuh semangat. Sayangnya, Malin berpura-pura tidak mengenali ibunya karena malu memiliki ibu dengan pakaian kotor. Akibat hal itu, ibunya berdoa "Ya Tuhanku, apabila benar ia adalah anakku maka aku kutuk ia menjadi batu." Saat itu juga angin kencang dan badai menghancurkan kapal Malin dan perlahan Malin berubah menjadi batu Cerita Rakyat Danau TobaCerita rakyat selanjutnya menceritakan tentang kehidupan seorang petani yang rajin bekerja dan hidup seorang diri. Kehidupannya berubah ketika ia menemukan seekor ikan ajaib yang dapat berubah menjadi seorang puteri cantik yang dikutuk menjadi imbalannya, ia mau dijadikan istri petani tersebut dengan syarat tidak boleh menceritakan dan menyebutkan asal usul puteri dari seekor ikan. Jika dilanggar, akan terjadi bencana yang menyetujui hingga akhirnya mereka menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki tampan yang memiliki sifat tak pernah merasa kenyang. Suatu hari sang anak diminta ibunya untuk mengantar makanan untuk ayahnya yang bekerja di sawah. Tapi, sang anak malah menghabiskan jatah makanan sang ayah hingga ayahnya emosi dan melontarkan kalimat 'dasar anak ikan'. Saat itu juga sang anak dan istri menghilang dan muncul bekas jejak kaki yang membentuk sebuah danau. Kini danau itu dikenal dengan nama Danau Cerita Rakyat Timun MasAlkisah, hiduplah seorang janda tua sendirian bernama Sarni. Suatu hari ia pergi ke hutan untuk mencari kayu. Tapi, ia bertemu dengan raksasa yang menginginkan seorang anak untuk santapannya. Lalu, Sarni mengatakan ia tidak memiliki anak sehingga raksasa memberikan biji timun dan mengatakan bahwa ia akan memiliki anak nantinya. Dan, Sarni harus memberikan anaknya saat berumur 6 2 minggu kemudian, salah satu mentimun tersebut terlihat sangat besar. Sarni membelahnya dan menemukan seorang bayi perempuan. Ia akhirnya hidup dengan anak perempuan berparas cantik bernama Timun Mas. Suatu hari, raksasa datang untuk menagih janji dan Sarni mencegahnya dengan beralasan semakin dewasa maka akan semakin enak rasanya. Raksasa akhirnya menyetujui pernyataan itu, Sarni bermimpi bahwa anaknya, Timun Mas diminta untuk menemui petapa di gunung dan Timun Mas akhirnya menemui petapa dan mendapatkan empat buah bungkusan kecil berupa biji mentimun, jarum, garam, dan terasi. Timun Mas diminta untuk melemparkan satu per satu apabila dikejar oleh raksasa. Ketika raksasa kembali untuk mengambil Timun Mas, Sarni pun menawarkan untuk disantap karena tidak mau kehilangan anak yang telah akhirnya mengejar Timun Mas dan Timun Mas mengikuti saran petapa untuk melempar biji timun. Pada lemparan pertama sang raksasa mengalami kendala lilitan tanaman timun. Kedua, ia menabur jarum yang tumbuh menjadi pohon bambu tajam dan tinggi, setelah itu menabur garam dan muncullah lautan. Sayangnya, raksasa masih mengejarnya hingga Timun Mas melempar bungkusan terakhirnya. Dia pun selamat dari lautan lumpur mendidih yang menjerat Cerita Rakyat Batu MenangisCerita rakyat berikutnya berasal dari Kalimantan, yang menceritakan tentang hubungan ibu dan anak. Sang anak memiliki paras cantik tapi memiliki sifat buruk dan manja. Suatu hari sang ibu dan anaknya pergi ke desa untuk belanja. Namun, di perjalanan banyak orang bertanya siapa yang berjalan di belakangnya. Pertama, anaknya menjawab bahwa ibunya itu adalah pembantunya. Kedua ia menjawab ibunya itu adalah budaknya. Hal ini dilakukan secara berulang-ulang oleh sang itu, membuat sang ibu tak tahan mendengar jawaban sang anak sehingga ia berdoa supaya anaknya dihukum. Anaknya kemudian berubah menjadi batu hingga sampai setengah badan terkena kutukan. Anaknya meminta ampun kepada sang ibu. Namun, ia akhirnya berubah menjadi batu Cerita Rakyat Telaga BidadariDi sebuah telaga dihuni oleh seorang laki-laki tampan bernama Awang Sukma. Ia hidup seorang diri dan gemar mencari burung. Tapi, suatu hari suasana sepi dan tak ada satu pun burung yang hari, ia mendengar suara gemuruh orang sedang bercakap-cakap yang ternyata berasal dari 7 bidadari yang sedang bermain air di telaga. Awan pun menuju telaga dan mengambil salah satu pakaian dari bidadari tersebut. Saat mereka akan pulang, seorang bidadari terlihat gelisah karena tidak menemukan pakaiannya. Awan pun mendekati dan menawarkan untuk tinggal di rumahnya hingga akhirnya mereka menikah dan dikaruniai seorang anak bernama Kumalasari. Rahasia pun terbongkar dan akhirnya sang bidadari memilih kembali ke dunia khayangan menyusul kakak-kakanya. Simak Video "Liburan Seru, Mengunjungi Indahnya Pemandangan Alam Kawah Putih, Bandung" [GambasVideo 20detik] nwy/nwy Mengisahkan sebuah keluarga petani yang hidup serba kekurangan di Tanah Gayo, Aceh. Kesedihan dan penderitaan yang dialami kepala keluarga beserta sang istri bertambah karena anak pertama mereka sangat tidak mengerti akan kondisi dan situasi yang dialami keluarga. Bahkan anak itu tak sudi untuk mengurus adiknya. Hingga suatu saat, hal yang tidak masuk akal terjadi pada keluarga tersebut. Judul Legenda Batu Belah Batu Betangkup Tema Penyesalan anak durhaka pada kedua orang tua Tokoh dan Perwatakan • Sulung Nakal dan tidak patuh kepada orang tua • Ayah Pekerja keras • Ibu Pasrah • Bungsu • Tetangga Naskah Drama Suatu hari ketika musim kemarau, ladang kecil yang dimiliki petani tersebut sangat kering dan tidak membuahkan hasil. Ayah Bu, kita sudah tak ada uang. Ladang kering kerontang. Apa yang harus kita lakukan untuk menyambung hidup? Ibu Bagaimana kalau kambing yang kita ternak dijual saja Yah? Ayah Tapi kan kambing-kambing itu sangat kurus, tidak akan laku mahal di pasar, Bu. Ibu Nanti coba minta tolong Sulung untuk menggembala kambing ke padang rumput supaya cepat gemuk ya Yah. Ayah Iya Bu. Ayah segera memanggil Sulung. Ayah Sulung, tolong kamu beri makan kambing-kambing kita di padang rumput ya. Persediaan uang sudah menipis, sedangkan ladang kita sedang sangat kering. Sulung Tidak mau! Ibu Kenapa, Sulung? Tolonglah bantu Ayah dan Ibu. Ayah Iya, nak. Rencananya kambing akan Ayah jual di pasar untuk pemasukan kebutuhan kita. Tak lama kemudian Sulung mau menggembala dua ekor kambing yang dimikili Ayahnya. Namun tak sampai di padang rumput yang dituju, Sulung memutuskan untuk tidur di bawah sebuah pohon hingga sore. Dan ketika bangun, kambing yang dititipkan Ayahnya sudah raib entah ke mana. Tanpa rasa bersalah, Sulung tak menjelaskan kejadian sebenarnya. Ayah Kambing-kambing kita di mana, Sulung? Kok tidak ada? Sulung Tadi hanyut di sungai! Ayah Apa? Hanyut? Yaampun bagaimana ini? Kenapa bisa hanyut? Ayah sangat kecewa pada Sulung yang tidak bisa diandalkan, padahal semua hal yang dimintanya adalah demi kepentingan hidup bersama-sama, yaitu demi kebutuhan pangan. Kesedihanpun dirasakan Ibu yang selalu bersedia untuk mencari tambahan penghasilan untuk keluarga. Tanpa pikir panjang, Ayah segera berangkat ke hutan untuk melihat perangkap yang sengaja dipasang untuk menjerat hewan yang ada di sekitar hutan. Ayah Wow ternyata aku dapat! Seekor anak babi hutan, pasti akan laku dijual di pasar. Lumayan untuk membeli kebutuhan makanan selama seminggu! Dengan rasa gembira, Ayah melepas jeratan yang ada pada kaki hewan tersebut dan membawanya pulang. Namun hal tak terduga terjadi sebelum ia keluar dari hutan. Ia diserang dua ekor induk babi yang penuh amarah melihat anak mereka ditangkap. Serangan babi hutan tersebut tak kuasa tertahan sehingga Ayah sulung terkapar tak berdaya namun tetap mencoba melakukan serangan balik pada hewan liar tersebut. Tetapi usahanya tak membuahkan hasil, justru ia dikejar kawanan babi hutan hingga ke sungai. Sungguh naas nasibnya, ia tewas ketika melompati bebatuan karena terjatuh dan kepalanya membentur sebuah batu. Sementara itu, Ibu sedang memarahi Sulung yang tega membuang beras terakhir yang tersedia di rumah dengan rasa sedih yang tidak terbendung. Ibu Sulung! Kamu ini apa-apaan? Selalu bikin susah orang tua! Seenaknya saja kamu buang beras untuk makan ke dalam sumur?! Lelah memarahi Sulung, Ibupun meminta tolong agar Sulung mengambil periuk tanah liat di belakang untuk dijual ke pasar. Ibu Yasudah Sulung, tolong Ibu ambil periuk tanah di belakang. Akan Ibu jual ke pasar, tolong jaga adik karena Ayah belum pulang ke rumah. Sulung Untuk apa aku ambil periuk dan menjaga si Bungsu?!!! Aku jadi tidak bisa main! Mending aku pecahkan saja periuk ini!!!! Tak disangka periuk hasil buatan Ibu dipecahkan begitu saja oleh anak nakal yang satu ini. Sungguh keterlaluan dan membuat hati Ibu hancur berkeping-keping layaknya periuk yang sudah pecah itu. Ibu Suluuuung….. Apa kamu tidak tahu, kita butuh makan. Kenapa kamu pecahkan periuk itu? Padahal itu adalah satu-satunya sisa harta yang kita punya. sambil meneteskan air mata Sungguh terlalu, Sulung justru membentak Ibunya dengan nada tinggi yang tak terkira. sikap Sulung itu sangat keterlaluan pada Ibunya. Ia tak sadar bahwa suatu saat nanti penyesalan dan penderitaan pasti akan ia alami jika sang Ibu sudah tiada. Sementara itu, Bungsu yang baru satu tahun hanya bisa menyaksikan kesedihan mendalam pada Ibunya. Jika sudah sebesar Sulung, mungkin adiknya itu akan berinisiatif untuk menolong Ibunya. Tak lama kemudian, salah satu tetangga datang di tengah kekacauan dalam rumah itu. TetanggaBu, saya ingin menyampaikan informasi bahwa suami Ibu ditemukan sudah tak bernyawa di tepi sungai. Saya beserta warga yang lain turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian Almarhum. Ibu Innalillahi wainailaihi rajiun… semakin tersedu mendengar kabar buruk tersebut Namun tak nampak raut wajah kesedihan dari wajah Sulung. Ia justru berpikir bahwa tanpa Ayahnya, ia berarti bebas karena tidak ada yang menyuruh-nyuruhnya lagi. Ibu Sulung… Ibu tak sanggup lagi hidup di dunia ini. Ibu sangat sedih melihat perilaku kamu. Tolong jaga Bungsu, Ibu mau menyusul Ayahmu… Ibu Sulung pergi menuju sebuah batu yang disebut Batu Belah tempat suaminya terjatuh dan meninggal. Kemudian iapun bersenandung sambil berjalan menuju batu tersebut… ā€œBatu belah batu bertangkup. Hatiku alangkah merana. Batu belah batu bertangkup. Bawalah aku serta.ā€ Angin sesaat bertiup kencang dan membuat Ibu Sulung terperangkap di Batu Belah yang tidak bisa terbuka kembali untuk selamanya. Menyadari Ibunya telah tiada, Sulungpun sangat menyesal. Sulung Ibuuuuu!!!! Maafkan aku!!! Ibu kembalilah, Buuu!!!! Aku menyesaaal!!! Ibuuuu!!!! Sambil merintih dan terus menerus memohon Ibunya kembali, usaha Sulung tetap sia-sia. Batu Belah kini tertutup dan ia tak akan bisa bertemu Ibunya. Daftar Isi 10 Contoh Cerita Rakyat 1. Jaka Tarub 2. Sangkuriang 3. Joko Kendil 4. Malin Kundang 5. Danau Toba 6. Pesut Mahakam 7. Joko Bodo 8. La Dana 9. Timun Mas 10. Putri Tujuh Jakarta - Indonesia memiliki banyak sekali cerita rakyat dari setiap daerahnya. Nah, kali ini detikEdu akan menyajikan beberapa contoh di antaranya. Namun sebelumnya, apa itu cerita rakyat?Dilansir dari jurnal "Cerita Rakyat Sebagai Fragmentaris Sastra Anak dan Kesesuaiannya dengan Perkembangan Anak" oleh Septian Adi Kurniawan dan Asman dari Universitas Negeri Malang, cerita rakyat merupakan salah satu media komunikasi yang menjadi warisan budaya dan harus dilestarikan karena memiliki nilai rakyat sendiri merupakan salah satu sastra lisan yang berasal dari masyarakat dan diceritakan turun temurun untuk menyampaikan pesan moral. Setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyatnya masing-masing, bahkan setidaknya ada 365 lebih cerita rakyat di berikut adalah 10 contoh cerita rakyat terpopuler dari nusantara yang bisa kamu ketahui!1. Jaka TarubJaka Tarub merupakan cerita rakyat dari Jawa Tengah. Dilansir dari buku Cerita Rakyat Nusantara oleh Sumbi Sambangsari, cerita rakyat ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Jaka Tarub gemar sekali berburu. Suatu hari ia berburu burung di tengah di hutan, ia tidak kunjung mendapatkan burung buruan. Ia terus mencari hingga tiba-tiba ia mendengar suara beberapa wanita Tarub penasaran dan terus mencari dimana asal suaranya karena beriringan dengan suara gemericik air. Setelah menemukannya, ia terkejut karena terdapat sekelompok bidadari sedang mandi di sebuah mata air. Bidadari tersebut memiliki paras yang sangat cantik dan muncullah ide untuk mengambil salah satu selendang dan pakaian dari para bidadari hari setelah selesai mandi, para bidadari hendak kembali ke kayangan. Namun, salah satu bidadari tidak bisa kembali ke kayangan karena kehilangan selendang dan pakaiannya. Bidadari tersebut bernama Nawang Wulan. Lalu, Jaka Tarub yang mencurinya tiba-tiba muncul dan meminjamkan kain Jaka Tarub sendiri dan mengajak Nawang Wulan pulang ke kunjung kembali ke kayangan, Nawang Wulan pun menikah dengan Jaka Tarub dan beraktivitas layaknya manusia yang melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti memasak dan mencuci. Ternyata, Nawang Wulan memiliki kesaktian yaitu ia bisa memasak nasi untuk sekeluarga hanya dengan sehelai padi ke dalam periuk. Namun kesaktian ini akan hilang jika seseorang membuka periuknya. Maka ia berpesan ke Jaka Tarub untuk tidak membuka periuk suatu hari, saat Nawang Wulan hendak mencuci pakaian dan meminta Jaka Tarub menjaga anaknya, Nawangsih. Muncul rasa penasaran Jaka Tarub dan ia membuka masakan dalam Tarub terkejut karena selama ini Nawang Wulan memasak untuk keluarganya dengan sehelai padi. Karena inilah kesaktian Nawang Wulan pun lenyap dan ia harus memasak beras yang banyak sehingga perlahan persediaan berasnya persediaan beras semakin menipis betapa terkejutnya Nawang Wulan karena menemukan selendang dan pakaiannya yang hilang dulu di lumbung tersebut. Nawang Wulan pun sadar bahwa selama ini selendang dan pakaiannya dicuri oleh Jaka pun berpesan kepada Jaka Tarub untuk merawat Nawangsih, anak mereka, karena Nawang Wulan hendak kembali pulang ke SangkuriangSangkuriang merupakan cerita rakyat dari Jawa Barat. Dilansir dari buku Sangkuriang oleh Kak Seno, dahulu kala hiduplah seorang pangeran dari kayangan yang ingin menikahi seorang gadis cantik dan pintar bernama Dayang pangeran pun menikahi Dayang Sumbi. Meskipun sang pangeran akan berubah menjadi anjing ketika memiliki anak dengan manusia karena orang dari kayangan tidak bisa hidup saja, sang pangeran menjadi seekor anjing bernama Tumang setelah menikah dengan Dayang Sumbi dan melahirkan seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Sangkuriang tumbuh menjadi cerdas dan tambah, selain itu ia juga suka berburu, Sangkuriang tidak sengaja membunuh Tumang dan dia memberitahu ibunya tentang Tumang. Dayang Sumbi sangat marah dan memukul kepala Sangkuriang hingga membekaskan luka. Sangkuriang yang sakit hati melihat Ibunya lebih sayang dengan anjing daripada dirinya pun memutuskan kabur dari bertahun-tahun kabur, Sangkuriang bertemu seorang wanita cantik dan jatuh cinta kepada wanita itu yang Sangkuriang tidak tahu bahwa wanita itu adalah Ibunya. Sangkuriang terus ingin menikahi Dayang Sumbi, namun bekas luka di kepalanya membuat Dayang Sumbi tahu bahwa ini merupakan anak untuk mencegah Sangkuriang menikahinya, Dayang sumbi meminta Sangkuriang untuk dibuatkan sebuah perahu besar dalam semalam untuk syarat menikahinya. Sangkuriang menerimanya dan ia melakukannya dengan bantuan para saat menjelang subuh, perahu yang dibuatnya hampir selesai. Dayang Sumbi pun memikirkan cara untuk menghentikannya, ia segera membangunkan semua wanita untuk melambaikan selendang merah seolah matahari telah muncul. Melihat selendang itu para ayam jantang berkokok dan petani beranjak ke ladang seolah hari telah yang melihat jin-jinnya pergi menghilang karena dikira fajar telah muncul pun marah. Ia menendang perahu yang belum selesai itu lalu perahu mendarat dengan terbalik dan kini disebut dengan nama Tangkuban Joko KendilJoko Kendil merupakan salah satu cerita rakyat populer juga dari Nusantara, tepatnya di Jawa Tengah. Dilansir dari buku Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Volume 1 oleh James Danandjaja, cerita rakyat ini mengisahkan seorang Raja Asmawikana yang memiliki satu permaisuri dan satu selir. Permaisuri ini tidak memiliki keturunan karena setiap hamil, selir yang pendengki yang ingin anaknya nanti menguasai kerajaan ini mencampurkan racun ke makanan nya sehingga permaisuri suatu saat permaisuri hamil kembali dan raja menjaganya dengan sangat ketat. Selir pun mencari akal hingga akhirnya selir ini meminta penyihir supaya bayi dalam kandungan permaisuri ini melahirkan betapa terkejutnya permaisuri karena bayinya berparas jelek dan badannya seperti kendil. Namun ia tetap merawat anaknya dengan penuh kasih sayang. Di sisi lain, Raja yang sedih ini menemui seorang peramal dan mengungkapkan bahwa bayinya terkena sihir itu suatu saat akan lenyap dan putranya akan menjadi pria yang tampan. Namun, untuk menghilangkan sihirnya, bayi ini harus dirawat oleh seorang janda yang tinggal di tepi sungai perbatasan kerajaan. Akhirnya, saran dari peramal ini pun dilakukan oleh Raja dan yang dimaksud itu adalah Mbok Rondo. Mbok Rondo yang saat itu bermimpi kejatuhan bulan di siang hari pun pergi ke pasar menemui peramal dan peramal mengatakan bahwa ia akan memiliki seorang anak. Dengan tidak percaya, Mbok Rondo pulang dan terkejut karena ada banyak orang di adalah utusan raja untuk menitipkan anaknya ke Mbok Rondo. Mbok Rondo pun menerimanya dengan senang hati meskipun bayi itu berwajah aneh. Hingga Joko Kendil beranjak dewasa, Mbok Rondo pun merawat Joko Kendil dengan kasih sayang yang penuh. Selain itu, Joko Kendil pun tumbuh menjadi anak yang hari, Joko Kendil jatuh cinta kepada salah satu putri dari kerajaan seberang saat desanya mendapat kunjungan dari kerajaan tersebut. Joko Kendil berbicara ke Mbok Rondo bila ia ingin meminang wanita tersebut dan memberitahunya ke Raja Asmawikana. Raja pun setuju dan Joko Kendil dan Mbok Rondo pergi ke negeri sisi lain, raja negeri seberang bermimpi mendapatkan sebuah kendi yang diberikan ke anak bungsunya dan kendi tersebut menjadi pangeran tampan. Tak lama, rombongan Mbok Rondo pun tiba di istananya dan menjelaskan maksud kedatangannya. Raja tidak memutuskan sendiri melainkan menawarkan langsung kepada ketiga putrinya. Namun hanya putri bungsunya yang bersedia menikahi Joko Joko Kendil pun menikah dengan putri ketiga dari kerajaan seberang. Saat pesta pernikahan dilaksanakan, Putri yang cantik bersanding dengan Joko Kendil yang tampangnya buruk rupa tiba-tiba berubah menjadi pria yang sangat Malin KundangCerita rakyat selanjutnya berasal dari Sumatera Barat, yakni Malin Kundang. Dilansir dari buku Dongeng Nusantara oleh Bambang Joko Susilo, zaman dahulu kala hidup seorang Ibu yang telah lama ditinggalkan suaminya dan hanya tinggal dengan anak semata wayangnya yaitu Malin Kundang dan mereka hidup Kundang tumbuh menjadi cerdas dan pemberani meski sedikit nakal. Saat dewasa, Malin ingin mencari pekerjaan di negeri seberang dan kembali ke kampung halamannya jika sudah menjadi orang pun ikut kerja di kapal dan karena ia rajin dan selalu menolong, ia menjadi nahkoda dari banyak kapal dagang. Tak hanya itu, Malin juga berhasil meminang seorang putri raja. Kabar tentang Malin ini pun terdengar ke telinga ibunya dan ia pergi ke dermaga berharap bertemu saat, kapal Malin tiba di kampung halamannya dan ibunya memeluk untuk menyambutnya. Namun Malin melepaskan pelukan itu dan mendorong ibunya hingga terjatuh. Malin merasa malu melihat ibunya yang sudah tua dan memakai baju lusuh ini berpura-pura tidak mengenal saat istrinya bertanya apakah ia benar ibunya Malin, Malin menyebut ibunya adalah seorang pengemis yang mengaku sebagai ibunya untuk mendapatkan hartanya. Ibu Malin yang melihat anaknya yang congkak ini sangat sakit rasa sakit hati itu, ibu Malin mengutuk anaknya agar Tuhan menghukumnya menjadi batu. Tiba-tiba badai besar menyambar kapal Malin Kundang dan hancur berkeping-keping. Serpihan kapal ini berubah menjadi batu karang, begitu juga dengan Malin Kundang yang menjadi batu dengan posisi Danau TobaCerita rakyat Danau Toba ini berasal dari Sumatera Utara. Dilansir dari buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler oleh Lia Nuralia dan Iim Imadudin, cerita rakyat ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Toba yang menangkap seekor ikan mas cukup besar. Yang mengejutkan adalah ikan mas ini berubah menjadi seorang perempuan berparas cantik dan perempuan itu menjelaskan bahwa ia adalah seorang putri yang ucapan terima kasih, putri ini bersedia menjadi istri Toba dengan syarat tidak menyebarkan asal-usulnya sebagai ikan. Mereka pun menikah dan memiliki seorang anak bernama Samosir. Samosir ini sedikit nakal dan memiliki nafsu makan yang besar. Hingga suatu hari Samosir mengantarkan makanan untuk ayahnya di ladang. Namun di tengah perjalanan Samosir lapar dan langsung memakan makanan yang kelaparan dan terkejut karena melihat makanannya tinggal sedikit. Toba sangat marah dan kelepasan mengucap bahwa Samosir adalah anak ikan. Samosir menangis dan bersedih ini pulang mengadu ke sang putri dan Samosir menghilang dan muncul semburan air mengalir deras. Semburan itu terus keluar hingga menggenangi lemah tempat tinggal Toba dan menjadi sebuah danau yang luas kini dikenal dengan nama Danau Pesut MahakamCerita rakyat selanjutnya berasal dari Kalimantan Timur yaitu Pesut Mahakam. Pada zaman dahulu lsebuah keluarga yang terdiri atas sepasang suami istri dan seorang anak laki-laki dan perempuan. Pak Pung sebagai kepala keluarga mencari nafkah dengan bertani dan menangkap ikan. Namun suatu hari, keluarga yang bahagia ini mengalami musibah yaitu istri Pak Pung jatuh sakit lalu meninggal hanya tinggal Pak Pung dan kedua anaknya. Pak Pung kini merasa keberatan karena harus bekerja sekaligus mengurus kedua anaknya. Hingga suatu saat Pak Pung jatuh cinta dan menikah dengan seorang perempuan yang ia jumpai saat pesta Pung tak lagi kesepian dan hidup bahagia sebagai sepasang suami istri. Namun kebahagiaan itu tak lama karena sifat asli istrinya terlihat bagaimana ia memperlakukan anak-anak dengan kasar. Ia kerap menghukum anak-anak, bahkan tidak memberinya hari anak-anak ini diminta untuk mencari kayu bakar. Namun, mereka tidak mendapatkan banyak kayu bakar sehingga mereka harus bermalam di hutan karena tidak boleh pulang. Mereka pun kelaparan di dalam hutan yang mereka bertemu seorang kakek-kakek yang memberi tahu keberadaan pohon yang berbuah banyak. Mereka diperbolehkan mengambil sebanyak mungkin dalam sekali saja. Namun anak-anak ini lupa dan mengambil buah terus harinya, mereka pulang ke rumah. Namun, rumah kosong dan ternyata orang tuanya telah pundang. Mereka pun mencari alamat baru orang tuanya hingga di mana mereka menemukan sebuah pondok di tengah ladang. Tanpa mereka ketahui, rumah itu adalah rumah Pak dalam rumah itu, mereka menemukan nasi ketan yang masih panas. Karena kelaparan, mereka pun memakannya hingga kenyang. Setelah kenyang, mereka merasa gerah dan memutuskan ke Pak Pung dan istrinya pulang, mereka terkejut karena nasi ketannya yang habis. Mereka Pung mencari tahu siapa yang memakannya. Mereka mengikuti bekas-bekas makanan yang terjatuh sampai di tepi sungai dan melihat dua ekor ikan pesut. Melihat tingkah ikan pesut tersebut Pak Pung sadar itu adakan kedua anaknya. Ia pun sedih dan istrinya pun menyesali Joko BodoJoko bodo merupakan salah satu cerita rakyat yang berasal dari Jawa Tengah. Dilansir dari buku Cerita Rakyat dari Jawa Tengah Volume 1 oleh James Danandjaja, pada zaman dahulu tinggallah seorang janda dengan anak laki-laki semata wayangnya. Anak itu dikenal dengan nama Joko Bodo karena teramat bodoh. Namun sang ibu sangat menyayangi hari, Joko Bodo hendak mencari kayu ke hutan. Di dalam hutan Joko Bodo menemukan seorang wanita cantik yang sedang tertidur nyenyak. Karena kagum dengan kecantikannya, Joko Bodo menggendong wanita ini dan membawanya sampai rumah, ia membaringkan wanita cantik itu di atas tempat tidur ibunya dan ia segera memberitahu ibunya. Saat malam tiba, sang wanita belum juga bangun. Sang ibu meminta Joko melihat keadaan wanita itu namun menurut Joko ia akan membangunkan wanita itu besok paginya karena masih tertidur paginya saat sarapan telah siap, si gadis tak keluar dari kamarnya. Sang ibu yang curiga karena wanita ini tertidur satu setengah hari pun mengecek kamar si gadis. Betapa terkejutnya si ibu bahwa ternyata gadis itu sebenarnya meninggal, bukan ibu memberi tahu si Joko Bodo bahwa wanita ini telah meninggal karena tubuh wanita ini mulai membusuk yang artinya wanita ini sudah mati. Joko Bodo pun mengerti bahwa setiap mayat akan berbau busuk. Lalu wanita itu pun diangkat dan dibuang ke hari, saat sang ibu memasak, ia tidak sengaja kentut. Kentut yang bau itu tercium ke hidung Joko Bodo. Tiba-tiba, Joko Bodo menggendong sang ibu sembari menangis karena mengira ibunya telah meninggal karena mengeluarkan bau. Sang ibu terus meronta-ronta namun Joko menganggap ibunya sudah mati dan melemparnya ke ibu yang terbawa arus pun meninggal. Lalu, sore harinya Joko Bodo merenung karena sedih. Tiba-tiba dia sendiri kentut dan muncul bau busuk karena kentutnya. Karena mencium bau busuk dari dirinya, Joko Bodo menceburkan dirinya ke sungai karena menganggap dirinya sudah mati dan ia pun meninggal karena kebodohannya La DanaCerita rakyat ini berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya dari Tana Toraja. Dilansir dari buku Kearifan Lokal Cerita Rakyat Kalimantan Timur oleh Kemendikbud, cerita rakyat ini menceritakan kisah La Dana, seorang anak petani yang terkenal akan kecerdikannya. Namun, kecerdikannya kadang digunakan untuk memperdaya orang dan menjadi sebuah itu, La Dana diundang menghadiri pesta kematian bersama temannya. Dalam tradisi Tana Toraja, setiap tamu yang hadir akan diberi daging kerbau. Saat itu kawan-lawan La Dana mendapatkan hampir seluruh bagian kerbau kecuali kaki belakangnya. Namun La Dana hanya mendapatkan kaki belakang akalnya, La Dana mengajak temannya untuk menggabungkan daging-daging itu dan menukarkannya dengan seekor kerbau hidup. Ia mengajak dengan alasan supaya mereka dapat memelihara kerbau itu hingga gemuk sebelum disembelih hidup ini pun dipelihara oleh teman La Dana. La Dana ingin sekali mendapatkan kerbau itu. Untuk mendapatkannya, ia menggunakan kelicikannya. Ia akan mengganggu temannya dan selalu bertanya kapan kerbau ini akan disembelih. Temannya yang kesal karena diganggu terus menerus pun menyuruh La Dana mengambil kerbau itu. Akhirnya, La Dana pun mendapatkan kerbau gemuk itu hidup-hidup dari Timun MasCerita rakyat selanjutnya adalah Timun Mas yang berasal dari Jawa Tengah. Dilansir dari buku Dongeng Nusantara oleh Bambang Joko Susilo, kala itu hiduplah seorang wanita hidup sebatang kara yang menginginkan seorang anak untuk menemaninya bernama Mbok Randa. Suatu saat di hutan, Mbok Randa ini bertemu raksasa dan ia memberinya biji tersebut menyampaikan bila biji itu ditanam dan tumbuh ia akan mendapatkan seorang bayi. Namun, raksasa itu memberi syarat jika bayi ini sudah berumur enam belas tahun harus diserahkan ke raksasa untuk di cerita, Mbok Randa menanam biji ketimun tersebut dan menemukan seorang bayi di dalam buah ketimun yang besar dan bayi itu diberi nama timun mas. Setelah enam belas tahun, raksasa datang untuk menagih janji Mbok Randa yang telah menyiapkan bingkisan berisi biji mentimun, jarum, dan garam terasi dari seorang pertapa untuk menangkal kejahatan raksasa tersebut. Saat raksasa itu datang, Mbok Randa menyuruh timun mas lari membawa bingkisan itu mengejar timun mas. Saat raksasa mendekat, timun mas melemparkan biji timun. Ajaibnya, biji itu tiba-tiba tumbuh menjadi pohon mentimun raksasa dan menghalangi tubuh raksasa. Namun, pohon itu bisa dihancurkan oleh mas kembali lari. Saat mendekat, timun mas melempar jarum dan tumbuhlah tanaman bambu dengan lebat. Tanaman bambu ini membuat kaki raksasa berdarah karena tertusuk. Namun raksasa itu masih terus mengejar timun mas. Selanjutnya timun mas melempar garam. Tiba-tiba belakangnya menjadi lautan. Namun raksasa masih bisa melewati itu dan terus mengejar timun mas terus lari dengan sisa satu barang di tangannya yaitu terasi. Timun mas pun melemparkan terasi itu dan tanah di belakangnya menjadi lautan lumpur. Raksasa tidak bisa melewatinya karena saat ia bergerak, ia semakin tenggelam dalam timun mas pun bisa kembali pulang dan bertemu dengan Mbok Putri TujuhCerita rakyat selanjutnya berasal dari Kepulauan Riau. Dilansir dari buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Terpopuler oleh Lia Nuralia dan Iim Imadudin, alkisah ada sebuah kerajaan Seri Bunga Tanjung memiliki tujuh orang putri yang diperintah oleh Ratu Cik Sima. Dan putri tercantiknya adalah putri bungsu bernama Mayang saat ketika ketujuh putri mandi di Lubuk Umai, ternyata seorang pangeran sedang mengintipnya di balik semak-semak. Ia adalah pangeran Empang Kuala yang terpesona dengan kecantikkan salah satu putri itu. Tak lama, sang pangeran hendak meminang salah satu putrinya dan mendapat sambutan baik dari Ratu Cik yang diinginkan pangeran adalah putri bungsu, Mayang Sari. Namun jika mengikuti adat, yang berhak menerima timangan adalah putri pertama terlebih dahulu. Sehingga pinangan dari pangeran ini ditolak. Hal ini menimbulkan peperangan karena sang pangeran tak dahsyat berlangsung membuat Ratu Cik Sima segera menyembunyikan ketujuh putri di dalam sebuah gua di hutan. Tiga bulan berlalu pertempuran tak kunjung usai. Hingga akhirnya pertempuran usai di bulan Cik Sima bersyukur dengan usainya pertempuran ini. Keesokan harinya dia pun pergi ke hutan untuk menjemput ketujuh putrinya. Namun ratu terkejut karena mereka sudah tak bernyawa, akibat teringat ternyata persediaan makanan hanya cukup untuk tiga bulan sedangkan pertempuran berlangsung selama empat bulan. Tak lama setelah itu, Ratu Cik Sima juga meninggal beberapa contoh cerita rakyat dari Nusantara. Menarik, bukan? Simak Video "Cerita Pemuda Bandung Buat Logo IKN Nusantara" [GambasVideo 20detik] nah/nah

cerita rakyat 5 orang