⛈️ Nama Bahan Aktif Insektisida Dan Fungsinya
Curacron 500EC adalah salah satu pestisida yang tergolong ke dalam insektisida atau akarisida yang diproduksi oleh PT Syngenta Indonesia. Insektisida tersebut memiliki kandungan bahan aktif Profenofos 500 g/l. Curacron 500EC mempunyai sifat sebagai racun kontak dan lambung, dengan formulasi Emulsible Cocentrate atau disingkat EC.
Lugen 100 EC Merupakan insektisida berbahan aktif buprofezin 100 g/l yang sangat efektif mengendalikan wereng pada tanaman padi .dengan cara menghambat pergantian kulit. Lugen…
Tahukah Anda, insektisida adalah senyawa kimia yang berfungsi untuk mengendalikan hama-hama tanaman berupa serangga-serangga pengganggu. Prinsip kerjanya ada dua macam yaitu meracuni makanan (tanaman) atau meracuni serangga itu sendiri secara langsung. Tanaman memang tidak pernah luput dari serangan serangga.
1. Nama-Nama Unsur Kimia Golongan I A ( Alkali ) dan Kegunaannya. Hidrogen (H), Hidrogen digunakan untuk membuat amonia, metanol, sebagai pemurnian minyak bumi, untuk menghilangkan ikatan rangkap karbon-karbon, dan sebagai pengolahan pangan untuk mengkonversi minyak nabati yang berwujud cair menjadi padat.; Litium (Li), Litium digunakan dalam baterai kalkulator, baterai jam, baterai kamera
INSEKTISIDA. PIRETROID Pyrethrum alami sudah jarang digunakan dalam dunia pertanian dikarenakan harga yang mahal dan tidak stabil bila terkena sinar matahari. Pyretroid merupakan pyrethrum sintetis yang mempunyai sifat stabil bila terkena sinar matahari dan relatif murah serta efektif untuk mengendalikan sebagain besar serangga hama pertanian. Semua golongan Piretroid mode of action-nya sama
VAYEGO 200 SC adalah insektisida berbahan aktif Tetraniliprol 200 g/l yang bekerja secara racun Sistemik berbentuk pekatan suspensi berwarna putih kecoklatan. Bahan aktif ini Tetraniliprol 200 g/l ini menghasilkan kerja yang efektif dalam memberantas hama jenis ulat, seperti ulat penyebab sundep dan beluk pada tanaman padi.
Insektisida, adalah jenis racun kimia yang diperuntukan khusus mengendalikan hama jenis serangga. contohnya walang sangit, lembing, wereng, dan lain - lain. Herbisida, adalah jenis racun kimia yang diperuntukan khusus dalam mengendalikan hama golongan gulma (Jenis rumput) Fungisida, adalah jenis racun kimia yang diperuntukan khusus pembasmi jamur, seperti blas pada padi atau panu pada manusia.
Insektisida + Nematisida Furadan 3GR FURADAN 3GR adalah Pestisida dari Jenis Insektisida dan Nematisida yang dikeluarkan secara resmi oleh PT.Bina Guna Kimia yang bersifat sistemik dengan bahan aktif Karbofuran sebanyak 3 %, bahan aktif Karbofuran sendiri ampuh untuk mengendalikan hama serangga, Ulat dan nematoda yang terdapat pada akar maupun pada bagian tanaman lainnya.
Herbisida adalah racun yang mempengaruhi proses pembelahan sel, pembentukan klorofil, perkembangan jaringan, respirasi, fotosintesis, nitrogen, aktivitas enzim, metabolisme, dan sebagainya. Herbisida bisa berasal dari senyawa kimia organik maupun alami. Herbisida bersifat racun yang mematikan gulma atau rumput-rumput liar penggangu tanaman utama.
Perbedaan Antara Racun Kontak, Sistemik, dan Lambung - Setiap produk pestisida biasanya dilengkapi dengan deskripsi penggunaan yang mencakup bahan aktif, sasaran Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta cara kerja pestisida tersebut. Deskripsi tersebut bertujuan untuk memastikan penggunaan pestisida yang tepat sesuai dengan sasarannya.
Berikut adalah beberapa bahan aktif pestisida yang sering digunakan: Asetamiprid. Asetamiprid adalah bahan aktif yang digunakan dalam pestisida insectisida. Bahan aktif ini memiliki fungsi sebagai insektisida sistemik, yaitu dapat diserap oleh tanaman dan menyebar ke sebagian besar jaringan tanaman.
Bahan Aktif: Golongan: Produk Terkandung: Diazinon: Organofosfat: Insektisida: Amitraz: Amidin: Insektisida Akarisida: Benfukarb: Karbamat: Insektisida: Bifentrin: Piretroid: Insektisida: Buprofezin: Tiadiazin: Insektisida: Amorphous: Difenil: Insektisida: Abamektin: Amidin, Avermectin: Insektisida Akarisida: Asefat: Organofosfat: Insektisida
UimU.
nama bahan aktif insektisida dan fungsinya